<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6372765624200773292</id><updated>2011-04-21T15:20:32.753-07:00</updated><title type='text'>SINERGIPOTENSI</title><subtitle type='html'>Sebaik baik insan adalah yang menyebarkan kebaikan sebanyak mungkin</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sinergipotensi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6372765624200773292/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinergipotensi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>theoneandonly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16899669071009350157</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6372765624200773292.post-6177470726243610861</id><published>2007-07-31T19:52:00.000-07:00</published><updated>2007-11-01T00:20:46.398-07:00</updated><title type='text'>Tips Bertengkar yang Islami</title><content type='html'>Bismillah walhamdulillah walaa hawla walaa Quwwata Illaa billah.&lt;br /&gt;Shahabat Islam yang berbahagia, kita bersyukur kepada Allah bahwa&lt;br /&gt;hingga hari ini Allah masih mengulur waktu buat kita. Berbicara soal vonis,&lt;br /&gt;sebenarnya setiap kita telah dijatuhi hukuman mati (QS.21:35), hanya&lt;br /&gt;jadwal eksekusi yang berbeda beda, ada yang minggu lalu, kemarin, tadi pagi,&lt;br /&gt;dan saya, Anda? Entah kapan, yang jelas waktu yang tersisa, harus kita&lt;br /&gt;maksimalkan untuk berbuat baik. Diantara kebaikan itu adalah: membangun&lt;br /&gt;sinergi yang baik antar dua kekasih yang diikat erat janji suci, suami&lt;br /&gt;dgn isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertengkar adalah phenomena yang sulit dihindari dalam kehidupan&lt;br /&gt;berumah tangga, kalau ada seseorang berkata: "Saya tidak pernah bertengkar&lt;br /&gt;dengan isteri saya !" Kemungkinannya dua, boleh jadi dia belum beristeri, atau&lt;br /&gt;ia tengah berdusta. Yang jelas saya dengan Ummu Naila sering menikmati&lt;br /&gt;saat-saat bertengkar, sebagaimana lebih menikmati lagi saat saat&lt;br /&gt;tidak bertengkar :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertengkar itu sebenarnya sebuah keadaan diskusi, hanya saja&lt;br /&gt;dihantarkan dalam muatan emosi tingkat tinggi. Kalau tahu etikanya, dalam&lt;br /&gt;bertengkarpun kita bisa mereguk hikmah, betapa tidak, justru dalam pertengkaran,&lt;br /&gt;setiap kata yang terucap mengandung muatan perasaan yang sangat dalam, yang&lt;br /&gt;mencuat dengan desakan energi yang tinggi, pesan pesannya terasa&lt;br /&gt;kental, lebih mudah dicerna ketimbang basa basi tanpa emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, hari ini saya ingin paparkan resep keluarga kami dalam&lt;br /&gt;melangsung kan sebuah pertengkaran, alhamdulillah telah saya jalani selama 13&lt;br /&gt;tahun, dan berhasil membangun keadaan yang senantiasa lebih asyik daripada&lt;br /&gt;sebelum terjadi pertengkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini murni Non Politik, jadi tolong jangan tergesa-gesa menghapusnya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya dan si pencuri [hati saya] -- eh enggak koq dia tidak curi&lt;br /&gt;hati saya, malah saya kasikan dengan ikhlas dibarter hatinya yg tulus-- awal&lt;br /&gt;bertemu, setelah saya tanya apakah ia bersedia berbagi masa depan&lt;br /&gt;dengan saya, dan jawabannya tepat seperti yang diharap, kami mulai&lt;br /&gt;membicarakan seperti apa suasana rumah tangga ke depan. Salah satu diantaranya&lt;br /&gt;adalah tentang apa yang harus dilakukan kala kita bertengkar, dari beberapa&lt;br /&gt;perbincangan via tulisan plus waktu yang mematangkannya, tibalah kami&lt;br /&gt;pada sebuah Memorandum of Understanding, bahwa kalau pun harus bertengkar&lt;br /&gt;maka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kalau bertengkar tidak boleh berjama'ah. Cukup seorang saja yang&lt;br /&gt;marah-marah, yang terlambat mengirim sinyal nada tinggi harus menunggu sampai&lt;br /&gt;yang satu reda. Untuk urusan marah pantang berjama'ah, seorangpun sudah&lt;br /&gt;cukup membuat rumah jadi meriah. Ketika ia marah dan saya mau menyela,&lt;br /&gt;segera ia berkata "STOP" ini giliran saya !&lt;br /&gt;Saya harus diam sambil istighfar. Sambil menahan senyum saya berkata&lt;br /&gt;dalam hati : "kamu makin cantik kalau marah,makin energik ..."&lt;br /&gt;Dan dengan diam itupun saya merasa telah beramal sholeh, telah menjadi&lt;br /&gt;jalan bagi tersalurkannya luapan perasaan hati yang dikasihi... "duh&lt;br /&gt;kekasih .. bicaralah terus, kalau dengan itu hatimu menjadi lega, maka&lt;br /&gt;dipadang kelegaan perasaanmu itu aku menunggu ....."&lt;br /&gt;Demikian juga kalau pas kena giliran saya "yang olah raga otot muka",&lt;br /&gt;saya menganggap bahwa distorsi hati, nanah dari jiwa yang tersinggung&lt;br /&gt;adalah sampah, ia harus segera dibuang agar tak menebar kuman, dan saya&lt;br /&gt;tidak berani marah sama siapa siapa kecuali pada isteri saya :) maka kini&lt;br /&gt;giliran dia yang harus bersedia jadi keranjang sampah. pokoknya khusus&lt;br /&gt;untuk marah, memang tidak harus berjama'ah, sebab ada sesuatu yang lebih&lt;br /&gt;baik untuk dilakukan secara berjama'ah selain marah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Marahlah untuk persoalan itu saja, jangan ungkit yang telah terlipat&lt;br /&gt;masa. Siapapun kalau diungkit kesalahan masa lalunya, pasti terpojok, sebab&lt;br /&gt;masa silam adalah bagian dari sejarah dirinya yang tidak bisa ia ubah.&lt;br /&gt;Siapapun tidak akan suka dinilai dengan masa lalunya. Sebab harapan&lt;br /&gt;terbentang mulai hari ini hingga ke depan. Dalam bertengkar pun kita&lt;br /&gt;perlu menjaga harapan, bukan menghancurkannya. Sebab pertengkaran di&lt;br /&gt;antara orang yang masih mempunyai harapan, hanyalah sebuah foreplay, sedang&lt;br /&gt;pertengkaran dua hati yang patah asa, menghancurkan peradaban cinta&lt;br /&gt;yang telah sedemikian mahal dibangunnya. (sampai hari ini, biaya&lt;br /&gt;pernikahan saya masih harus terus saya cicil, sayangkan kalau di delete begitu saja...:)&lt;br /&gt;Kalau saya terlambat pulang dan ia marah,maka kemarahan atas&lt;br /&gt;keterlambatan itu sekeras apapun kecamannya, adalah "ungkapan rindu&lt;br /&gt;yang keras". Tapi bila itu dikaitkan dgn seluruh keterlambatan saya, minggu lalu,&lt;br /&gt;awal bulan kemarin dan dua bulan lalu, maka itu membuat saya terpuruk jatuh.&lt;br /&gt;Bila teh yang disajinya tidak manis (saya termasuk penimbun gula),&lt;br /&gt;sepedas apapun saya marah,maka itu adalah "harapan ingin disayangi&lt;br /&gt;lebih tinggi". Tapi kalau itu dihubungkan dgn kesalahannya kemarin dan tiga hari&lt;br /&gt;lewat, plus tuduhan "Sudah tidak suka lagi ya dengan saya",maka saya telah&lt;br /&gt;menjepitnya dengan hari yang telah pergi, saya menguburnya di masa lalu, ups saya&lt;br /&gt;telah membunuhnya, membunuh cintanya. Padahal kalau cintanya mati, saya juga&lt;br /&gt;yang susah .... OK, marahlah tapi untuk kesalahan semasa, saya tidak&lt;br /&gt;hidup di minggu lalu, dan ia pun milik hari ini .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kalau marah jangan bawa bawa keluarga !&lt;br /&gt;Saya dengan isteri saya terikat masa 13 tahun, tapi saya dengan ibu dan&lt;br /&gt;bapak saya hampir dua kali lipat lebih panjang dari itu, demikian juga&lt;br /&gt;ia dan kakak serta pamannya. Dan konsep Quran, seseorang itu tidak&lt;br /&gt;menanggung kesalahan fihak lain (QS.53:38-40).&lt;br /&gt;Saya tidak akan terpantik marah bila cuma saya yang dimarahi, tapi&lt;br /&gt;kalau ibu saya diajak serta, jangan coba coba. Begitupun dia, semenjak saya&lt;br /&gt;menikahinya, saya telah belajar mengabaikan siapapun di dunia ini&lt;br /&gt;selain dia, karenanya mengapa harus bawa bawa barang lain ke kancah "awal&lt;br /&gt;cinta yang panas ini". Kata ayah saya : "Teman seribu masih kurang, musuh satu terlalu&lt;br /&gt;banyak". Memarahi orang yang mencintai saya, lebih mudah dicari ma'afnya dari&lt;br /&gt;pada ngambek pada yang tidak mengenal hati dan diri saya..". Dunia sudah&lt;br /&gt;diambang pertempuran, tidak usyah ditambah tambah dengan memusuhi&lt;br /&gt;mertua !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kalau marah jangan di depan anak anak !&lt;br /&gt;Anak kita adalah buah cinta kasih, bukan buah kemarahan dan kebencian.&lt;br /&gt;Dia tidak lahir lewat pertengkaran kita, karena itu, mengapa mereka&lt;br /&gt;harus menonton komedi liar rumah kita. Anak yang melihat orang tua nya&lt;br /&gt;bertengkar, bingung harus memihak siapa. Membela ayah, bagaimana&lt;br /&gt;ibunya. Membela ibu, tapi itu 'kan bapak saya.&lt;br /&gt;Ketika anak mendengar ayah ibunya bertengkar :&lt;br /&gt;Ibu : "Saya ini cape, saya bersihkan rumah, saya masak, dan kamu&lt;br /&gt;datang main suruh begitu, emang saya ini babu ?!!!"&lt;br /&gt;Bapak : "Saya juga cape, kerja seharian, kamu minta ini dan itu dan&lt;br /&gt;aku harus mencari lebih banyak untuk itu, saya datang hormatmu tak ada,&lt;br /&gt;emang saya ini kuda ????!!!!&lt;br /&gt;Anak : "...... Yaaa ...ibu saya babu, bapak saya kuda ..... terus&lt;br /&gt;saya ini apa ?"&lt;br /&gt;Kita harus berani berkata : "Hentikan pertengkaran !" ketika anak&lt;br /&gt;datang, lihat mata mereka, dalam binarannya ada rindu dan kebersamaan. Pada&lt;br /&gt;tawanya ada jejak kerjasama kita yang romantis, haruskah ia mendengar kata basi&lt;br /&gt;hati kita ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kalau marah jangan lebih dari satu waktu shalat !&lt;br /&gt;Pada setiap tahiyyat kita berkata : "Assalaa-mu 'alaynaa wa 'alaa&lt;br /&gt;'ibaadil-ahissholiihiin" Ya Allah damai atas kami, demikian juga atas hamba&lt;br /&gt;hambamu yg sholeh .... Nah andai setelah salam kita cemberut lagi, setelah&lt;br /&gt;salam kita tatap isteri kita dengan amarah, maka kita telah mendustai Nya,&lt;br /&gt;padahal nyawamu ditangan Nya. OK, marahlah sepuasnya kala senja, tapi&lt;br /&gt;habis maghrib harus terbukti lho itu janji dengan Ilahi ..... Marahlah habis&lt;br /&gt;shubuh, tapi jangan lewat waktu dzuhur, Atau maghrib sebatas isya ...&lt;br /&gt;Atau habis isya sebatas .... ???&lt;br /&gt;Nnngg .. Ah kayaknya kita sepakat kalau habis isya sebaiknya memang&lt;br /&gt;tidak bertengkar ... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kalau kita saling mencinta, kita harus saling mema'afkan&lt;br /&gt;(Hikmah yang ini saya dapat belakangan, ketika baca di koran resensi&lt;br /&gt;sebuah film). Tapi yang jelas memang begitu, selama ada cinta, bertengkar&lt;br /&gt;hanyalah "proses belajar untuk mencintai lebih intens" Ternyata ada yang masih&lt;br /&gt;setia dengan kita walau telah kita maki-maki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini saja, semoga bermanfa'at, "Dengan ucapan syahadat itu berarti kita&lt;br /&gt;menyatakan diri untuk bersedia dibatasi".&lt;br /&gt;Selamat tinggal kebebasan tak terbatas yang dipongahkan manusia&lt;br /&gt;pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kiriman bang muchlis ...&lt;br /&gt;Diambil dari : www.tentang-pernikahan.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6372765624200773292-6177470726243610861?l=sinergipotensi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinergipotensi.blogspot.com/feeds/6177470726243610861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6372765624200773292&amp;postID=6177470726243610861' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6372765624200773292/posts/default/6177470726243610861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6372765624200773292/posts/default/6177470726243610861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinergipotensi.blogspot.com/2007/07/tips-bertengkar-yang-islami.html' title='Tips Bertengkar yang Islami'/><author><name>theoneandonly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16899669071009350157</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6372765624200773292.post-6536145778939970350</id><published>2007-07-26T05:53:00.000-07:00</published><updated>2007-07-26T06:28:06.009-07:00</updated><title type='text'>Khitanan Masal</title><content type='html'>Aksi sosial mengawali benih Yayasan Cahaya Iman dengan melakukan kegiatan Khitanan Masal untuk kaum dhuafa, dengan segala keterbatasan dalam pendanaan alhamdulillah kegiatan tersebut diikuti oleh 8 peserta. semoga ini menjadi langkah awal dari seribu langkah kedepan dalam memberikan kontribusi kebaikan kepada masyarakat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6372765624200773292-6536145778939970350?l=sinergipotensi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinergipotensi.blogspot.com/feeds/6536145778939970350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6372765624200773292&amp;postID=6536145778939970350' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6372765624200773292/posts/default/6536145778939970350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6372765624200773292/posts/default/6536145778939970350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinergipotensi.blogspot.com/2007/07/khitanan-masal.html' title='Khitanan Masal'/><author><name>theoneandonly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16899669071009350157</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
